Selasa, 16 September 2014

DAY 2


METAFISIKA DAN AKSIOLOGI
Materi hari kedua  membahas dua cabang dari filsafat yaitu Metafisika  dan Aksiologi. Selamat membaca...

METAFISIKA              
  • Etimologis: meta ta physika = sesudah fisika. Aristoteles sendiri menyebut filsafat pertama (metafisika) dan filsafat kedua ( fisika )
  • Beragam arti metafisika:
  1. Upaya mengkarakterisasi realitas sebagai keseluruhan
  2. Usaha menyelidiki apakah hakikat yang berada di balik realitas
  3. Pembahasan falsafati yang komprehensif mengenai seluruh realitas atau segala sesuatu yang ada.
  • Pembagian Metafisika :
  1. Metafisika Umum ( ontology )
  2. Metafisika Khusus : kosmologi, teologi metafisik, filsafat, antropologi

METAFISIKA UMUM ( Ontologi )
- Membahas segala sesuatu yang ada secara menyeluruh
- Apakah realitas yang tampak beraneka ragam itu pada hakekatnya satu atau tidak?
- Tiga teori ontologis :
  1. Idealisme : ada sesungguhnya berada di dunia ide, yang tampak nyata dalam alam indrawi hanyalah bayangan dari yang sesungguhnya.
  2. Materialisme : menolak hal yang tak kelihatan.
  3. Dualisme : tipe fundamental substansi adalah materi ( secara fisis ) dan mental ( tidak kelihatan secara fisis )

METAFISIKA KHUSUS ( Teologi Metafisik )
  • Kosmologi : ( kosmos = dunia/ketertiban, logos=kata, ilmu) jadi artinya  memandang alam sebagai totalitas dari fenomena.
  • Teologi Metafisik : membahas kepercayaan pada Allah di tengah realitas kejahatan
   Terdapat argument ontologis  artinya, semua manusia punya ide tentang Allah.
   1.Argumen Kosmologis : setiap akibat pasti punya sebab
   2.Argumen Teologis : segala sesuatu ada tujuannya
   3.Argumen Moral : membedakan baik dan buruk

TOKOH – TOKOH
David Hume: menolak Allah dan kebenaran agama
- Feuerbach : egoisme
- L. Feuerbach : Allah adalah gambaran keinginan manusia
F.Nietzche : Allah itu sudah mati
- Sigmund Freud : tiga fungsi Allah ( penguasa alam, mendamaikan manusia, menjaga agar  
   ketentuan / peraturan budaya dilaksanakan )
sumber :
slide show dan penjelasan yang diberikan oleh Dr.Raja Oloan Tumanggor
AKSIOLOGI
PENGERTIAN 
- Berasal dari kata dalam bahasa Yunani, yaitu axios (nilai) dan logos (ilmu)
- Nilai berkaitan dengan kegunaan
- Cabang filsafat yang mempertanyakan bagaimana manusia menggunakan ilmunya.
- Ilmu yang membicarakan tujuan ilmu pengetahuan itu sendiri

PENGERTIAN LAIN:
  • Menurut Surisumantri , aksiologi adalah teori nilai yang berkaitan dengan kegunaan dari pengetahuan yang diperoleh
  • Bagian dari filsafat yang menaruh perhatian tentang baik dan buruk, benar dan salah
  • Tentang perilaku etis
  • Aksiologi memberikan jawaban untuk apa pengetahuan yang berupa ilmu itu dipergunakan.
  • Bagaimana kaitan antara pengetahuan tersebut dengan kaidah - kaidah nilai.
  • Nilai yang dimaksud adalah sesuatu yang dimiliki oleh manusia untuk melakukan pertimbangan
FAKTA DAN NILAI
- Aksiolog membedakan " yang ada " dengan nilai, membedakan fakta dan nilai
- Fakta = sesuatu yang ada secara nyata, Nilai = sesuatu yang berlaku
- Nilai berperanan dalam suasana apresiasi, sementara fakta ditemui dalam konteks deskripsi.
- Fakta selalu mendahului nilai
- Macam - macam nilai : nilai ekonomis, nilai estetis

NILAI MORAL
Nilai dibagi menjadi empat kelompok :
1.Nilai kesenangan dan tidak kesenangan: terdapat dalam objek yang perpadanan dengan
                                                                        mahluk punya indera

2. Nilai vitalitas: perasaan halus, kasar, luhur,dll

3. Nilai rohani / nilai estetis

4. Nilai religious: kudus dan tidak kudus menyangkut objek absolut

Nilai vital lebih tinggi dari nilai kesenangan, nilai rohani lebih tinggi dari nilai vital, dst.

Nilai moral juga berkaitan dengan :

tanggung jawab, hati nurani, mewajibkan, bersifat formal

NILAI SEBAGAI KUALITAS YANG TIDAK RIIL?
- Nilai itu tidak ada untuk dirinya sendiri
- Nilai butuh pengemban untuk berada
- Nilai bukan benda, melainkan sifat, kualitas

PEMBAGIAN AKSIOLOGI
aksiologi dibagi dalam 2 bagian :
1. Etika
- mengkaji tentang prinsip - prinsip dan konsep perilaku manusia
- memuat pendapat, norma dan istilah moral
2. Estetika
- mengkaji prinsip atas berbagai bentuk seni
- pengalaman keindahan yang dimiliki manusia

OBYEKTIVITAS DAN SUBYEKTIVITAS NILAI
  • Dikatakan obyektif apabila nilai - nilai tidak tergantung pada subyek atau kesadaran yang menilai.
  • Dikatakan subyektif apabila subyek berperan dalam memberikan penilaian, kesadaran manusia menjadi tolak ukurnya.
PERANAN NILAI BAGI KITA
1. Objek sejati bagi tindakan manusia.
2. Mengarahkan manusia dan memberi daya tarik bagi manusia dalam membentuk dirinya melalui
    tindakan - tindakannya.
3. Menata hubungan social dalam masyarakat.
4. Memperkuat identitas kita sebagai manusia.

sumber :
slide show dan penjelasan yang diberikan oleh Mikha Agus Widiyanto, S.Th.,M.Pd.
http://www.firstcovers.com/userquotes/130150/all+your+dreams+can.html 

TUGAS KELOMPOK 
Memberikan penilaian terhadap UNTAR, baik dari segi gedung, fasilitas, mahasiswa, lingkungan, pengajar, dan kegiatan - kegiatannya.



                                                                                        Salam Hangat,

                                                                                             Audrey









8 komentar:

  1. Audrey blognya bagus dan lengkap deh hehe.. Aku kasi nilainya 87 ya :)

    BalasHapus
  2. bagus deh blog nya, aku kasih 90 yaa :)

    BalasHapus
  3. blognya baguss dehh audreyyyy.. 89 untuk kamu :D

    BalasHapus
  4. baguus audrey 87 ya
    kunjungin blog gue ya binarpsikologi.blogspot.com

    BalasHapus